Oleh: Pit Gialoni | Oktober 27, 2009

Garam Bisa Jadi Baterai 1 Volt

8_ garamSiapa yang tidak kenal garam ? Garam adalah salah satu bumbu dapur terpenting yang menciptakan rasa asin pada makanan. Namun siapa sangka jika bahan yang digunakan dalam memasak itu dapat dibuat menjadi baterai bertenaga listrik ? Tidak percaya ?? Nih simak dulu artikel di bawah ini :

Bongkahan balok garam yang agak basah dan lembab, jika ditumpuk sedemikian rupa bisa menghasilkan sejumlah daya energi yang bisa membuat Anda terkesan.

Penemuan ini menjadi bekal pengetahuan bagi para ilmuwan di Swedia untuk menciptakan baterai berbahan dasar garam dan kertas yang bisa menghasilkan energi listrik sebesar satu volt. Wah…lebih gede dari tenaga yang dihasilkan pohon…..

Mereka berharap, setidaknya baterai dengan daya tak terlalu besar ini suatu hari bisa memberikan tenaga bagi sensor biodegradable atau sensor yang dapat hancur oleh bakteri.

“Kami ingin membuat sebuah baterai yang sangat sederhana dan menggunakan bahan yang sama pada kedua elektrodanya,” kata Professor Leif Nyholm dari Uppsala University, Swedia seperti dikutip dari ABC News, Senin (19/10/2009).

“Untuk membuatnya sederhana, kami hanya menaruh NaCl yang merupakan senyawa garam pada kedua elektroda baterai,” tambahnya.

Baterai yang diciptakan Nyholm dan timnya memiliki ukuran setipis kertas. Namun baterai tersebut terbuat dari banyak lapisan selulosa yang terbungkus dalam sebuah polimer konduktif setebal 50 nanometer dan diselipkan di antara lapisan kertas penyaring.

Kemudian, sedikit air akan membantu ion chlorine mengarah pada elektroda negatif sementara elektron menuju elektroda positif.

Keseluruhan baterai rakitan dengan ketebalan hanya beberapa milimeter ini terbungkus dalam plastik. Menurut Nyholm, semakin banyak tumpukan garam maka akan semakin besar daya yang dihasilkan.

Nyholm juga menyebutkan, baterai garam dan kertas ini tidak memiliki daya sebesar baterai yang berbahan lithium, kobalt atau nikel. Namun menurutnya, baterai ini dapat mengisi ulang tenaga lebih cepat.

Itu sebabnya, baterai ini tidak bisa digunakan untuk laptop atau ponsel. Baterai yang merupakan komponen ramah lingkungan ini lebih cocok digunakan untuk perangkat seperti sensor yang memonitor temperatur serta kelembaban udara.

(sumber : okezone)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: