Oleh: Pit Gialoni | September 6, 2009

Kopi Luwak

Kopi luwak, mungkin jenis kopi ini terdengar asing bagi beberapa orang, namun bagi mereka pencinta kopi, kopi luwak merupakan jenis kopi paling nikmat dan paling harum.

Bagi mereka yang masih asing dengan kopi luwak pasti penasaran, apa sih kopi luwak itu, kok dinamkan kopi luwak ? seperti nama salah satu jenis hewan mamalia saja. Kopi luwak memang diambil dari nama salah satu jenis hewan musang, karena proses pembuatannya melibatkan hewan bernama luwak tersebut. Kopi luwak merupakan biji kopi matang pohon yang dimakan oleh binatang luwak (Viverridae) dan dikeluarkan bersamaan dengan kotoran (feces) binatang tersebut. Jadi, di dalam pencernaan luwak, biji kopi tetap utuh tidak tercerna karena keras, tetapi mengalami proses pencampuran dan fermentasi antara zat – zat dalam tubuh luwak dengan makanan luwak lainnya.

Sebagai pemakan tumbuh-tumbuhan, buah-buahan, dan bunga-bungaan, luwak merupakan binatang yang pandai memilih makanan yang baik untuknya. Oleh sebab itu, jenis kopi yang dipilih luwak merupakan kopi dengan kualitas terbaik  serta proses fermentasi di dalam pencernaan luwak itulah yang membuat rasa kopi ini berbeda. Aromanya lebih harum serta ada rasa pahit dan getir asam (karena feces?? hiii….) yang lebih khas dan spesial.

Makin penasaran dengan kopi luwak? Daripada penasaran, yuk kita lihat proses pembuatannya.

Pertama, kopi yang sudah matang di pohon dipetik, kopi yang matang yang berwarna merah.

!cid_image001

Kedua, setelah buah kopi matang terkumpul, dipilah lagi dengan kualitas yang bagus.

!cid_image002

Ketiga, kopi pilihan tersebut kemudian diberikan kepada luwak untuk dimakan dan diproses fermentasi dalam tubuh nya. Sistem pencernaan dalam perut luwak tersebut hanya mencerna daging dari buah kopinya saja sedangkan bijinya tidak dapat dicerna karena terlalu keras, sehingga biji kopi tersebut akan dikeluarkan bersamaan dengan feces nya.

!cid_image003 !cid_image004

Dan gambar di bawah ini adalah feces luwak yang terkenal itu, seperti sudah disebut di atas, bijinya tetap utuh. Secara fisik, biji kopi luwak dan kopi lain bisa dibedakan dari warna dan aromanya. Biji kopi luwak berwarna kekuningan dan wangi (lebih wangi atau..?), sedangkan biji kopi biasa berwarna hijau dan kurang harum.

!cid_image005 !cid_image006
(kelihatan seperti makanan kecil yang terbuat dari kacang ya? hahaha….)

Proses selanjutnya biji kopi yang tercampur dalam feces, dipisahkan, dikumpulkan, dibersihkan, kemudian dijemur, dan jadilah biji kopi luwak yang terkenal mahal itu. Bisa dipastikan, ini adalah biji kopi terbaik, sebab hanya buah kopi matang yang dipilih musang sebagai makanannya.

!cid_image007

Dilihat dari proses pembuatannya tidaklah heran jika harga kopi luwak ini sangat mahal, harganya bisa mencapai ratusan ribu percangkirnya loh!(bushyeeet…….)

So guys, ada yang mau nyoba kopi ini? Siap2 merogoh kocek dalam2 dulu.😛



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: